Rabu, 15 Juni 2016




     Deskripsi Tugas

Nama Reporter            : Kevin Nuriana

Nama Portal Berita     : Indonesia On News

Format Berita              : News Bulletin

Narasumber                 : Alam (Pengunjung Warnet)
                                      Panji (Pengunjung Warnet)
                                      Wildan (Gamers)

Tanggal Liputan          : 13 Juni 2016
                                       20 Juni 2016

Tempat Liputan           : Pandawa.NET, Cakung. Jakarta Timur
                                       Perumahan Candrabaga, Bekasi Utara
Judul                            : KPAI blokir 15 game online yang berbahaya bagi anak

Lead                           : KPAI mengklaim telah merilis daftar blokir 15 game online yang mengandung kekerasan, sex. Game-game tersebut dinilai KPAI tidak mendidik bagi anak di bawah umur karena mengandung unsur tindakan kekerasan yang tidak baik untuk anak.

Isi Berita                     :
      KPAI mengklaim telah merilis daftar blokir 15 game online (19/5) yang mengandung kekerasan, sex. Game-game tersebut dinilai KPAI tidak mendidik bagi anak di bawah umur karena mengandung unsur tindakan kekerasan yang tidak baik untuk anak.
      KPAI menganggap bahwa bibit dari peristiwa yang memakan korban khususnya anak-anak adalah kurangnya pengawasan orang tua dalam mengawasi kegiatan anak-anak yang sibuk dengan game nya sendiri, bahkan anak-anak sekarang kebanyakan bermain di warnet, dan jarang bersosialisasi dengan orang tua. Maka dari itu KPAI berpendapat bahwa game yang di sediakan di warnet rata-rata mengandung unsur kekerasan, sehingga anak-anak ikut terpengaruh dalam isi game tersebut.
      Seorang pengunjung warnet yang berpendapat tentang keputusan KPAI memblokir 15 game online tersebut di kritik oleh beliau, beliau berpendapat bahwa mereka tidak ada hiburan di rumah, dia bilang bahwa acara-acara di tv pun ikut terkena imbas nya akibat ada unsur kekerasan dan akibatnya acara anak pun ikut perlahan menghilang, dan dia mengklaim bahwa KPAI di nilai egois dalam mengambil keputusan. Saat di tanya kebanyakan game mengandung kekerasan, dia berpendapat bahwa semua itu tergantung dengan diri masing-masing yang bisa membedakan mana yang baik mana yang tidak baik, dia bilang bahwa tidak semua game mengandung unsur negative, game pun banyak positif nya, salah satu contoh nya bisa menambah wawasan.
      Salah satu pengunjung yang katanya sudah lama bermain di warnet tersebut berpendapat, bahwa di dalam game tersebut tidak perlu di blokir, jika di blokir maka KPAI sama saja mengganggu hobi mereka. Dia dengan tegas game itu adalah hiburan dan hobi satu-satu nya yang bisa di luapkan, dan mengatakan bahwa semua tergantung individual masing-masing, tiap anak mempunyai tipikal masing-masing seperti ada yang suka game yang tembak-tembakan, kekerasan, perang-perangan, jika yang sex itu tergantung dengan diri masing-masing menyikapi nya. Anak pun perlu di latih mental nya oleh orang tua agar tidak melakukan kejahatan.
       Tidak lupa saya bertanya kepada salah satu penggemar game online, Wildan (19) untuk di mintai pendapat dia tentang kebijakan KPAI ini. Dia berpendapat bahwa memang tiap game ada mengandung segi kekerasan walaupun tidak semua nya, sebagai penggemar game yang di jadikan nya hobi untuk menghilangkan rasa bosan merasa tidak terima dengan kebijakan tersebut, dia merasa tidak pernah melihat dengan mata sendiri kejadian yang menimpa anak-anak yang melakukan tindakan pelecehan selain di berita, dia beranggap bahwa game pasti ada positif nya contoh nya sedikit demi sedikit kita bisa memahami bahasa inggris/asing, bisa mengikuti kompetisi game yang hadiah juga tidak main-main, jadi dia berharap KPAI untuk berpikir 2 kali untuk melakukan kebijakan ini.

      

Video Wawancara               :


_________________________________________________________________________

          Deskripsi Tugas

Nama Reporter            : Kevin Nuriana

Nama Portal Berita     : Indonesia On News

Format Berita              : News Magazine

Narasumber                 : Della (Mahasiswa)
                                       Desi (Mahasiswa)
                                       Rafaf (Anak-anak)
                                       Ibu Melly (Orang tua)

Tanggal Liputan          : 20-21 Juni 2016

Tempat Liputan           : BSI Kaliabang, Bekasi Utara
                                      Kantin Mama Eko, Bekasi Utara

Judul                            : Minimnya acara anak di televisi

Lead               : Acara anak semakin menipis di pertelevisian Indonesia, ini semakin memperihatinkan untuk generasi sekarang yang malah anak-anak menonton tontonan yang bukan pada umurnya. Miris nya lagi acara yang ber genre R (Remaja) malah semakin menjamur, dan anak-anak pun mudah mencontoh apa yang di tonton.

Isi Berita                      : 
Acara anak semakin menipis di pertelevisian Indonesia, ini semakin memperihatinkan untuk generasi sekarang yang malah anak-anak menonton tontonan yang bukan pada umurnya. Miris nya lagi acara yang ber genre R (Remaja) malah semakin menjamur di pertelevisian Indonesia, dan anak-anak pun mudah mencontoh apa yang di tonton.
Mirisnya kejadian ini membuat sejumlah mahasiswa BSI pun ikut mengkritik pedas tentang minimnya acara anak di televisi Indonesia, salah satu nya Della (18) yang mengaku sering memantau acara-acara televisi sekarang ini, Dia berkata acara-acara di televisi sekarang begitu tidak penting untuk anak-anak. Dia berharap ada channel khusus di jam tertentu dimana anak-anak bisa menyaksikan acara yang sesuai dengan umur nya dan mengurangi acara-acara bergenre Remaja , karena anak-anak bakalan mudah menyaring dan mencontoh tiap adegan di sinetron. Dan dia harap para orang tua juga mengawasi anak nya dalam menonton tiap program televisi, perlu di perhatikan genre-genre yang di tonton oleh anaknya.
Seorang mahasiswa yang tegas menentang acara yang kurang pas untuk anak di bawah umur, Desi (20) mengkritik, acara televisi indonesia sangat sedikit untuk anak biasanya dulu pagi hari tepatnya minggu banyak sekali acara untuk anak, nyatanya sekarang perlahan menghilang bahkan bisa di hitung jari. Dia melihat banyak sekali acara-acara drama, sinetron, FTV yang menjamur tiap siang dan malam, dan itu tidak baik untuk anak karena banyak adegan kekerasan, kejahatan yang bisa saja mudah di tiru oleh anak-anak. Berharap KPI menyediakan channel khusus 1x24 jam yang isi nya program khusus anak-anak, sehingga anak pun tidak dewasa tidak pada waktunya.Tapi tetap saja peran orang tua sangat penting untuk anak, dimana orang tua bisa membimbing anaknya agar mendapatkan tontonan yang layak untuk umurnya.
Bertemu seorang anak kecil, Rafaf (9) menjawab pertanyaan yang kami lempar tentang tontonan dia, dia menjawab 'Aku suka nonton kartun pas pagi aja, tapi sekarang udah ngilang acara kesukaanku' ujarnya. Dia sepertinay kecewa dengan makin hilangnya acara khusus anak di TV.
Saya bertemu orang tua Rafaf, orang tua nya pun suka mengawasi anaknya dalam mengkonsumsi acara yang di tonton nya, karena  semenjak dia melihat berita bahwa makin menjamur acara-acara yang bukan khusus untuk anak. Jadi daripada sebelum menjadi-jadi orang tua Rafaf lebih waspada kepada anaknya.
Video  Wawancara :



_____________________________________________________________________________


Deskripsi Tugas.

Nama Reporter            : Kevin Nuriana

Nama Portal Berita     : Indonesia On News

Format Berita              : News Magazine

Narasumber                 : - Iman (Pengurus pembagian takjil)
-          Haikal (Pengunjung)

Tanggal Liputan          : 09 Juni 2016

Tempat Liputan           : Masjid Jami Al-Azhar, Bekasi Barat

Judul                            : Pembagian Takjil Di Masjid Jami Al-Azhar, disambut antusias warga Bekasi

Lead                            : Masjid Jami Al-Azhar, Bekasi Barat. Kembali mengadakan berbuka bersama di bulan Ramadhan tahun ini. Masjid yang terletak di samping Kali Malang. Bekasi Barat, Tepatnya di samping kampus Gunadarma ini membagikan takjil secara cuma-cuma, warga pun ikut antusias mengikuti acara tersebut, tidak terkecuali kalangan orang yang tidak mampu maupun orang-orang pekerja yang habis pulang kerja dan yang hanya sekedar mampir ke masjid ini.

Isi Berita                     :
Masjid Jami Al-Azhar, Bekasi Barat. Kembali mengadakan berbuka bersama di bulan
Ramadhan tahun ini. Masjid yang terletak di samping Kali Malang. Bekasi Barat, Tepatnya di
samping kampus Gunadarma ini membagikan takjil secara cuma-Cuma. Warga pun ikut
antusias mengikuti acara tersebut, tidak terkecuali kalangan orang yang tidak mampu maupun
orang-orang pekerja yang habis pulang kerja dan yang hanya sekedar mampir ke masjid ini.
Bertemu dengan salah satu pengurus sekaligus panitia pembagian takjil, ia mengatakan
bahwa takjil tersebut sebagian di khususkan bagi anak yatim. Narasumber berkata bahwa
takjil tersebut diolah dari ibu-ibu majelis ta’lim. Soal berapa biaya nya, ia berkata sekitar
Rp.15.000 per bungkus. Rata-rata yang menerima takjil tersebut adalah di kalangan anak
kecil yang tidak mampu.
Salah satu pengunjung yang tiap hari nya mengikuti kegiatan ini karena berdekatan dengan
kampus nya berpendapat, takjil nya cukup enak dan harapan untuk takjil nya sendiri untuk kedepan agar lebih menarik pengunjung lagi dan rata-rata orang ikut acara tersebut hanya sekedar kebetulan lewat saja, ada yang hanya mencicipi takjil nya saja.


Foto Portal                  :




 Video Wawancara : 

_______________________________________________________________________

Deskripsi Tugas

Nama Reporter           : Naufal Al Fawwizt

Nama Portal Berita     : Indonesia On News

Format Berita              : News Bulletin

Narasumber                 : - Warga Sekitar

Tanggal Liputan           : 09 Juni 2016

Tempat Liputan            : Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur

Lead                             :   Kebakaran hebat akibat di pemukiman warga samping rel jalan baru, api berasal dari kabel sinyal yang terbakar.

Isi Berita                     :
Kebakaran hebat akibat di pemukiman warga samping rel jalan baru, api berasal dari kabel sinyal yang terbakar.
Karena tawuran yang terjadi malam itu, mengakibatkan kebakaran di jalan sekitar jalan baru dan mengalami kemacetan, sementara itu kereta rangkaian listrik juga mengalami gangguan, rangkaian kereta tertumpuk di stasiun kranji, stasiun cakung, stasiun klender baru. Beruntungnya kebakaran tidak menyebabkan korban jiwa. 
Saat ditanya warga sekitar, mereka mengklaim bahwa memang benar kebakaran tersebut di akibatkan tawuran warga dan terjadi jam 5 pagi atau sehabis subuh. Dan warga sekitar juga terganggu aktivitas nya akibat peristiwa tersebut, seperti kabel sinyal yang terbakar akibat tawuran tersebut, aktivitas jadwal KRL pun ikut macet akibat peristiwa tersebut.



Foto Portal :
















Tidak ada komentar:

Posting Komentar